Narative.id Jawa Timur · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Lingkungan & Bencana

BMKG Waspadai Gelombang 2,5 Meter di Perairan Jatim hingga 7 Oktober

BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya mengingatkan potensi gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di sejumlah perairan Jawa Timur pada 4-7 Oktober 2026. Kondisi ini dipengaruhi angin timur-tenggara dengan kecepatan hingga 24 knot. Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan serta memantau informasi BMKG sebelum beraktivitas.
Gelombang laut di perairan Jawa Timur. BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya mengingatkan potensi gelombang 1,25-2,5 meter pada 4-7 Oktober 2026.
Gelombang laut di perairan Jawa Timur. BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya mengingatkan potensi gelombang 1,25-2,5 meter pada 4-7 Oktober 2026. · Foto: BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya
NARATIVE.ID Surabaya. – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Surabaya mengingatkan masyarakat terhadap potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Jawa Timur pada 4-7 Oktober 2026.

Tinggi gelombang diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di Perairan Gresik bagian utara, Perairan Utara Bangkalan, Sampang, Pamekasan, hingga sejumlah wilayah kepulauan di Madura.

Potensi gelombang serupa juga diprakirakan terjadi di Perairan Kepulauan Sapudi bagian utara dan selatan serta Kepulauan Kangean bagian utara, timur, dan selatan.

Di wilayah selatan Jawa Timur, gelombang 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Situbondo bagian timur, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember hingga Banyuwangi.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Sutarno, mengatakan kondisi angin di perairan Jawa Timur saat ini didominasi arah timur-tenggara.

“Secara umum kondisi angin di wilayah Perairan Jawa Timur didominasi dari arah timur-tenggara dengan kecepatan antara 6-24 knots,” kata Sutarno, Minggu (4/10/2026).

Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah perairan Jawa Timur secara umum diprakirakan berawan.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, meningkatkan kewaspadaan sebelum melakukan aktivitas di laut.

Perahu nelayan diminta waspada ketika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Sedangkan kapal tongkang perlu mewaspadai kondisi ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter.

“Selalu ikuti informasi terkini dari BMKG sebelum beraktivitas,” pungkas Sutarno.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
PRAYITNO
PRAYITNO
Reporter / Redaksi Narative.id Jawa Timur

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT