Narative.id Jawa Timur · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Warga & Sosial

Empat Anak Lu'Lu Kehilangan Kedua Orang Tua, Pemkab Ponorogo Janji Beri Perhatian

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa mengunjungi keluarga di Desa Jebeng, Slahung, Rabu (21/10/2026), sekaligus menyampaikan belasungkawa. Pemkab Ponorogo menyatakan akan berupaya membantu, terutama terkait pengasuhan, perlindungan, dan keberlangsungan pendidikan anak-anak tersebut.
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa mengunjungi keluarga Lu'Lu Atunni'mah di Desa Jebeng, Kecamatan Slahung, Rabu (21/10/2026).
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa mengunjungi keluarga Lu'Lu Atunni'mah di Desa Jebeng, Kecamatan Slahung, Rabu (21/10/2026). · Foto: Dok Istimewa
NARATIVE.ID Ponorogo,– Kehilangan kedua orang tua membuat masa depan empat anak Lu'Lu Atunni'mah dan Syamsudin menjadi perhatian. Di tengah duka yang masih menyelimuti keluarga, keberlangsungan pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan anak-anak tersebut menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.

Kepedulian itu ditunjukkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita saat mengunjungi rumah keluarga almarhumah di Desa Jebeng, Kecamatan Slahung, Rabu (21/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Lisdyarita didampingi Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menemui keempat anak yang ditinggalkan.

Lu'Lu Atunni'mah (38) sebelumnya menjadi perhatian publik setelah meninggal dunia di atas sepeda motor saat membonceng anak bungsunya yang berusia tiga tahun. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan, Kecamatan Slahung, dan videonya menyebar luas di media sosial.

Di rumah keluarga, Lisdyarita tampak mendekati dan mengelus keempat anak tersebut. Sementara itu, Damus berusaha mencairkan suasana dengan mengajak mereka berbincang.

Namun, perhatian terhadap anak-anak itu tidak cukup hanya melalui kunjungan belasungkawa. Mereka membutuhkan dukungan berkelanjutan agar tetap memperoleh pengasuhan yang layak, perlindungan, serta kesempatan mengenyam pendidikan.

"Kehilangan orang tua tentu menjadi pukulan berat bagi anak-anak. Mereka kehilangan sosok yang selama ini menjadi tempat mendapatkan kasih sayang, perlindungan, dan harapan," kata Lisdyarita.

Dia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Ponorogo akan berupaya hadir membantu keluarga yang ditinggalkan. Bentuk dukungan akan disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak serta kemampuan dan kewenangan pemerintah daerah.

"Kami tidak ingin mereka merasa menghadapi keadaan ini sendirian. Masih ada keluarga, masyarakat, dan pemerintah yang bisa bersama-sama memberikan perhatian serta membantu mereka," ujarnya.

Lisdyarita juga menyoroti pentingnya memastikan pendidikan dan perlindungan anak tetap berjalan setelah musibah tersebut. Menurutnya, kehilangan orang tua tidak semestinya menutup kesempatan anak-anak untuk tumbuh dan meraih masa depan yang lebih baik.

Perlindungan Anak Butuh Dukungan Berkelanjutan
Kunjungan tersebut juga menjadi pengingat bahwa anak-anak yang kehilangan orang tua membutuhkan pendampingan dalam jangka panjang. Selain dukungan emosional dari keluarga dan lingkungan sekitar, kebutuhan pendidikan, pengasuhan sehari-hari, serta perlindungan sosial perlu menjadi perhatian.

Di sisi lain, Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Lu'Lu. Dia mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

"Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhumah Lu'Lu Atunni'mah. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan," tutur Damus.

Damus menambahkan, kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, kepedulian terhadap warga yang mengalami musibah juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.

"Polri merupakan bagian dari masyarakat. Karena itu, kami berkomitmen untuk hadir dan memberikan dukungan kepada warga, khususnya saat mereka menghadapi kesulitan atau musibah," pungkasnya.

Bagi keempat anak tersebut, perhatian setelah kunjungan ini menjadi hal yang penting. Dukungan nyata dan berkelanjutan dari keluarga, masyarakat, serta pemerintah diharapkan dapat membantu mereka melewati masa sulit sekaligus menjaga hak-hak mereka untuk tumbuh, belajar, dan menatap masa depan.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
Prayitno
Prayitno
Reporter / Redaksi Narative.id Jawa Timur

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT