Narative.id Jawa Timur · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Lingkungan & Bencana

Kebakaran Arjuno-Welirang Meluas ke Malang, 140 Titik Api Terdeteksi

Kebakaran hutan Gunung Arjuno-Welirang belum padam dan meluas hingga Kabupaten Malang. Sebanyak 140 titik api terpantau tersebar di sejumlah lokasi. Pemadaman masih mengandalkan jalur darat dengan melibatkan petugas gabungan dan ratusan relawan, sementara bantuan helikopter untuk water bombing belum tersedia. Luas lahan terbakar masih belum diketahui.
Kebakaran hutan di kawasan Gunung Arjuno-Welirang meluas hingga wilayah Kabupaten Malang. Sebanyak 140 titik api terpantau, sementara pemadaman masih mengandalkan jalur darat.
Kebakaran hutan di kawasan Gunung Arjuno-Welirang meluas hingga wilayah Kabupaten Malang. Sebanyak 140 titik api terpantau, sementara pemadaman masih mengandalkan jalur darat. · Foto: Foto: Dok. Tahura R. Soerjo
NARATIVE.ID Pasuruan, – Kebakaran hutan di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur, belum berhasil dipadamkan. Api terus meluas hingga memasuki wilayah Kabupaten Malang, dengan total 140 titik api terpantau tersebar di sejumlah lokasi.

Kepala UPT Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo, Agustiningtyas Marini, mengatakan kondisi kebakaran justru semakin meluas dibandingkan hari sebelumnya.

"Api belum padam, malah kebakaran meluas dari Gunung Arjuno hingga perbatasan Malang," terang Agustiningtyas, Selasa (20/10/2026).

Titik api tersebar di sejumlah kawasan, baik di sisi barat maupun lereng timur Gunung Arjuno. Di sisi barat, kebakaran terjadi di kawasan Gunung Ringgit hingga wilayah Kelurahan Ledug dan Pecalukan, Kecamatan Prigen.

Sementara itu, di lereng timur Gunung Arjuno, api menjalar dari kawasan Sepilar hingga Petung Ombo, Dusun Gunung Malang, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi.

Kebakaran juga dilaporkan telah mencapai Blok Lincing dan Toyomarto yang masuk wilayah Kabupaten Malang.

"Api juga sudah sampai di Blok Lincing dan Toyomarto, ikut wilayah Kabupaten Malang," jelasnya.

Pemadaman Masih Mengandalkan Jalur Darat
Di tengah meluasnya kebakaran, upaya pemadaman masih difokuskan melalui jalur darat. Petugas gabungan melibatkan Polisi Kehutanan (Polhut), Manggala Agni, serta ratusan relawan dari sejumlah desa di Kecamatan Prigen dan Purwodadi.
Relawan berasal dari Desa Ledug, Dayurejo, dan Jatiarjo di Kecamatan Prigen, serta Desa Tambaksari di Kecamatan Purwodadi.

Hingga Selasa, pemadaman melalui udara menggunakan helikopter belum tersedia. Kondisi ini membuat petugas masih mengandalkan penanganan langsung di lapangan untuk mengendalikan penyebaran api.

"Untuk water bombing, helikopter belum ada," ungkap Agustiningtyas.

Kebakaran yang terjadi sejak Kamis (15/10/2026) itu disebut jauh lebih parah dan meluas dibandingkan kebakaran pada periode 18 Agustus hingga 5 September 2026.

Besarnya luasan lahan yang terdampak hingga kini belum dapat dipastikan. Penghitungan luasan kebakaran masih menunggu kondisi memungkinkan karena api belum berhasil dipadamkan.

Meluasnya titik api hingga kawasan perbatasan Kabupaten Malang menjadi perhatian dalam upaya pengendalian kebakaran di kawasan hutan Arjuno-Welirang. Sementara itu, petugas gabungan dan relawan masih berupaya melakukan pemadaman di sejumlah titik yang tersebar.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
Prayitno
Prayitno
Reporter / Redaksi Narative.id Jawa Timur

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT