Narative.id Jawa Timur · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Lingkungan & Bencana

Kebakaran TPA Dadapan Lamongan Dipicu Api dari Lahan Kering, Sampah 10 Meter Sulit Dipadamkan

Kebakaran melanda TPA Dadapan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Senin (12/10/2026). Api membakar tumpukan sampah setinggi 10 meter dan diduga memicu ledakan gas metana. Pemadaman terkendala keterbatasan air dan tebalnya tumpukan sampah. Tidak ada korban jiwa, sementara kerugian masih didata.
Kebakaran melanda TPA Dadapan di Desa Dadapan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Senin (12/10/2026). Asap hitam tebal membubung saat petugas gabungan berjibaku memadamkan api.
Kebakaran melanda TPA Dadapan di Desa Dadapan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Senin (12/10/2026). Asap hitam tebal membubung saat petugas gabungan berjibaku memadamkan api. · Foto: Prayitno Narative
NARATIVE.ID, Lamongan – Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Dadapan di Desa Dadapan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Senin (12/10/2026). Tumpukan sampah setinggi sekitar 10 meter terbakar setelah api dari lahan kering di sisi utara merembet ke area utama TPA.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena kebakaran tidak hanya menghasilkan asap hitam pekat, tetapi juga diduga memicu ledakan akibat gas metana yang tersimpan di dalam tumpukan sampah.

Api pertama kali diketahui petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan sekitar pukul 12.35 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Paciran sempat memadamkan api awal. Namun, keterbatasan pasokan air dan embusan angin kencang membuat penanganan semakin sulit.

Percikan api kemudian merembet ke tumpukan sampah utama. Api diduga menyambar kantong gas metana yang terperangkap di dalam tumpukan hingga memicu ledakan dan memperbesar kebakaran.

Asap hitam tebal membumbung dari lokasi kejadian dan mengganggu jarak pandang serta arus lalu lintas di sekitar TPA.

Sebanyak 15 personel gabungan Damkar dari Mako Lamongan, Pos Babat, dan Pos Paciran dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Penanganan juga melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, dan petugas DLH.

Hingga Senin malam, petugas masih berupaya memadamkan titik api di sisi utara-timur TPA. Meski api dilaporkan tidak merembet ke permukiman warga, bara yang berada di bagian dalam tumpukan sampah menjadi tantangan tersendiri.

Petugas membutuhkan bantuan alat berat berupa ekskavator untuk membongkar tumpukan sampah. Langkah ini diperlukan agar air pemadam dapat menjangkau bagian dalam yang masih menyimpan bara.

Selain tebalnya tumpukan sampah, jauhnya sumber air turut menghambat proses pemadaman. Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran tidak cukup hanya dengan menyemprotkan air dari permukaan.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di sekitar lokasi kebakaran.

“Pihak Polres Lamongan dan petugas di lapangan terus mengimbau masyarakat serta pengguna jalan yang melintasi area tersebut agar berhati-hati dan menggunakan masker, mengingat asap dari tumpukan sampah berbahaya bagi kesehatan,” ujar Hamzaid kepada Narative.id Jawa Timur.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, total kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Kebakaran ini juga menyoroti tantangan penanganan api di kawasan penimbunan sampah, terutama ketika bara telah menjalar ke bagian dalam tumpukan dan terdapat gas yang mudah terbakar. Penyebab awal kebakaran serta besaran kerugian masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi pihak berwenang.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
Prayitno
Prayitno
Reporter / Redaksi Narative.id Jawa Timur

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT