Peristiwa ini menjadi perhatian karena kebakaran tidak hanya menghasilkan asap hitam pekat, tetapi juga diduga memicu ledakan akibat gas metana yang tersimpan di dalam tumpukan sampah.
Api pertama kali diketahui petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan sekitar pukul 12.35 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Paciran sempat memadamkan api awal. Namun, keterbatasan pasokan air dan embusan angin kencang membuat penanganan semakin sulit.
Percikan api kemudian merembet ke tumpukan sampah utama. Api diduga menyambar kantong gas metana yang terperangkap di dalam tumpukan hingga memicu ledakan dan memperbesar kebakaran.
Asap hitam tebal membumbung dari lokasi kejadian dan mengganggu jarak pandang serta arus lalu lintas di sekitar TPA.
Sebanyak 15 personel gabungan Damkar dari Mako Lamongan, Pos Babat, dan Pos Paciran dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Penanganan juga melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, dan petugas DLH.
Hingga Senin malam, petugas masih berupaya memadamkan titik api di sisi utara-timur TPA. Meski api dilaporkan tidak merembet ke permukiman warga, bara yang berada di bagian dalam tumpukan sampah menjadi tantangan tersendiri.
Petugas membutuhkan bantuan alat berat berupa ekskavator untuk membongkar tumpukan sampah. Langkah ini diperlukan agar air pemadam dapat menjangkau bagian dalam yang masih menyimpan bara.
Selain tebalnya tumpukan sampah, jauhnya sumber air turut menghambat proses pemadaman. Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran tidak cukup hanya dengan menyemprotkan air dari permukaan.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di sekitar lokasi kebakaran.
“Pihak Polres Lamongan dan petugas di lapangan terus mengimbau masyarakat serta pengguna jalan yang melintasi area tersebut agar berhati-hati dan menggunakan masker, mengingat asap dari tumpukan sampah berbahaya bagi kesehatan,” ujar Hamzaid kepada Narative.id Jawa Timur.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, total kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Kebakaran ini juga menyoroti tantangan penanganan api di kawasan penimbunan sampah, terutama ketika bara telah menjalar ke bagian dalam tumpukan dan terdapat gas yang mudah terbakar. Penyebab awal kebakaran serta besaran kerugian masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi pihak berwenang.


▶
▶
▶
▶
▶
▶






Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Ekonomi & Usaha
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Pendidikan

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR