Narative.id Jawa Timur · Network of Local News
ADVERTISEMENTtes4
Lingkungan & Bencana

Santri Tanam 1.000 Pohon di Bululawang, Khofifah: Sedekah Oksigen untuk Generasi Mendatang

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Malang M Sanusi memimpin penanaman 1.000 pohon di Bululawang dalam rangka PPSN VI 2026. Aksi ini mengusung tema “Santri Menjaga Alam” sebagai wujud kepedulian lingkungan berbasis ekoteologi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Malang M. Sanusi saat memimpin penanaman 1.000 pohon dalam rangka PPSN VI 2026 di Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Sabtu (3/10/2026).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Malang M. Sanusi saat memimpin penanaman 1.000 pohon dalam rangka PPSN VI 2026 di Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Sabtu (3/10/2026). · Foto: Dok. Pemprov Jawa Timur / Humas Pemkab Malang
NARATIVE.ID, Malang, – Gerakan penghijauan mewarnai pelaksanaan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 di Kabupaten Malang. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Malang M Sanusi memimpin penanaman 1.000 pohon di kawasan Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo, Bululawang, Sabtu (3/10/2026) sore.

Penanaman pohon tersebut menjadi salah satu agenda PPSN VI yang mengusung semangat ekoteologi. Konsep ini menempatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab manusia dalam menjaga alam sebagai ciptaan Tuhan.

Khofifah mengatakan Pemprov Jatim menyediakan 1.000 bibit pohon untuk ditanam di sejumlah titik kawasan pesantren dan wilayah sekitar Kabupaten Malang.

"Kita siapkan bibit 1.000 pohon untuk ditanam bersama di berbagai titik di kawasan pesantren dan sekitar Kabupaten Malang. Ini adalah ikhtiar kita bersama," ujar Khofifah di lokasi kegiatan.

Bibit yang disiapkan terdiri dari pohon maja, tabebuya, dan mangga. Penanaman melibatkan peserta PPSN sebagai bagian dari edukasi lingkungan bagi kalangan santri dan pramuka.

Khofifah menyebut gerakan tersebut mengangkat tema "Santri Menjaga Alam". Menurutnya, tema itu menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian ekologis sejak dini di kalangan generasi muda.

"Menanam pohon adalah sedekah oksigen jangka panjang. Apa yang kita tanam hari ini akan memberikan manfaat oksigen, keteduhan, dan kehidupan bagi generasi ke depan. Ini adalah amal jariyah lingkungan," katanya.

Ia menilai kepedulian terhadap lingkungan perlu berjalan beriringan dengan pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda. Santri yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memiliki kedisiplinan dan pemahaman keagamaan, tetapi juga kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Gerakan penanaman pohon itu juga dikaitkan dengan agenda pembangunan berkelanjutan, terutama upaya menghadapi perubahan iklim dan menjaga ekosistem darat.

Bagi Kabupaten Malang, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian PPSN VI yang mempertemukan santri dan anggota pramuka dari berbagai daerah dalam kegiatan pendidikan, keagamaan, sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
PRAYITNO
PRAYITNO
Reporter / Redaksi Narative.id Jawa Timur

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT