NARATIVE.ID Surabaya, – Proyek pemasangan pipa High Density Polyethylene (HDPE) dan pembangunan box culvert di Jalan Raya Babatan Unesa, Kecamatan Wiyung, Surabaya, belum rampung meski ditargetkan selesai Oktober 2026.
Hingga Kamis (5/11/2026), pengerjaan masih berlangsung dan berdampak terhadap kelancaran lalu lintas. Kemacetan terutama terjadi pada pagi dan sore hari, bertepatan dengan jam berangkat sekolah, bekerja, serta pulang kantor.
Sapi'i (45), pedagang asal Menganti, Gresik, mengatakan kemacetan mulai terasa sejak proyek drainase tersebut dikerjakan.
"Kalau belum ada proyek ini, enggak. Baru ada proyek ini baru macet," ujarnya.
Ia juga mengeluhkan pengerjaan malam yang terkadang belum selesai hingga pagi sekitar pukul 07.00-08.00 WIB.
"Kasihan orang berangkat kerja sama anak sekolah," ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat pengendara harus mencari jalur alternatif untuk menghindari penumpukan kendaraan.
Keterlambatan proyek kini menjadi perhatian, terutama terkait kepastian penyelesaian pekerjaan dan pengaturan lalu lintas agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.
Hingga berita ini disusun, penyebab keterlambatan dan target penyelesaian terbaru masih memerlukan konfirmasi dari instansi penanggung jawab proyek.
(bni/hri)


▶
▶







Narative.id Malang · Kebijakan & Politik
Narative.id Lumajang · Hukum & Keamanan
Narative.id Brebes · Warga & Sosial
Narative.id Brebes · Pendidikan
Narative.id Jawa Tengah · Ekonomi & Usaha
NARATIVE.ID · Kesehatan
NARATIVE.ID · Hukum & Keamanan

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR