NARATIVE.ID Surabaya, - Foto Dwi Bagus Martono (40) bersama istri sahnya, Marta, saat menunaikan ibadah haji pada 2025 menjadi sorotan di media sosial. Potret kebersamaan pasangan tersebut kembali beredar di tengah kasus dugaan pembunuhan Dini Herdiyanti dan anaknya yang menyeret Bagus sebagai tersangka di Madiun.
Foto-foto itu diunggah akun Threads @radianto_ws1410 beberapa jam sebelum ramai diperbincangkan. Unggahan tersebut telah ditonton sekitar 100 ribu kali dan mendapatkan ratusan respons berupa tanda suka, komentar, serta dibagikan ulang.
"Potret tahun kemarin sebelum... Momen saat Dwi Bagus (pelaku di Madiun) menunaikan ibadah haji bersama istri pertamanya tahun 2025," tulis akun tersebut, dikutip Narative.id, Sabtu (31/10/2026).
Dalam sejumlah foto, Bagus dan Marta terlihat mengenakan pakaian ihram saat berada di depan Ka'bah. Keduanya juga tampak berfoto bersama jemaah lain ketika menjalankan rangkaian ibadah haji.
Foto lainnya memperlihatkan pasangan itu mengenakan pakaian batik senada berwarna merah tua keunguan. Keduanya juga memakai syal berwarna oranye.
Foto-foto tersebut kemudian dikolase dengan tulisan yang menyinggung keharmonisan rumah tangga Bagus dan Marta sebelum kasus yang kini menjerat Bagus mencuat.
Unggahan itu memancing beragam komentar warganet. Sebagian mengkritik Bagus dan mempertanyakan keputusannya di tengah potret kebersamaan yang sebelumnya terlihat harmonis.
"Padahal istrinya cantik loh, ga bersyukur bgt. Punya istri cantik," tulis akun @siti_sheteabadrun.
"Oalah lek... lek..., bojomu iki wes ayu loh, kok sek golek modelan blak-blakan," tulis akun @endahmarss.
Sorotan terhadap Marta sebelumnya juga muncul setelah rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Herdiyanti dan anaknya di rumah Jalan Kunir Nomor 13, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (27/10/2026).
Dalam momen setelah rekonstruksi, Marta terlihat menyampaikan sesuatu kepada Bagus dengan ekspresi emosional. Potongan video pertemuan keduanya kemudian beredar luas di media sosial.
Bagus bahkan terlihat bersimpuh di hadapan Marta dengan tubuh bergetar. Momen tersebut memunculkan rasa penasaran publik mengenai pesan yang disampaikan istri sahnya kepada Bagus.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur kemudian menjelaskan isi pesan tersebut. Menurutnya, Marta berupaya menguatkan Bagus sekaligus mengingatkannya agar menerima konsekuensi dari perbuatan yang telah dilakukan.
"Intinya, 'sudah, semua sudah terjadi, terima aja, sabar, banyakin salat'. Jadi gitu aja, menguatkan lah gitu," kata Jumhur saat dikonfirmasi Narative.id, Kamis (29/10/2026).
Pertemuan itu berlangsung di ruang utama rumah orang tua Bagus yang telah lama kosong. Momen tersebut terjadi setelah seluruh rangkaian rekonstruksi yang memperagakan puluhan adegan terkait kasus pembunuhan Dini dan anaknya selesai dilakukan.
Beredarnya foto perjalanan haji Bagus dan Marta kini menambah perhatian publik terhadap kehidupan rumah tangga keduanya sebelum kasus di Madiun mencuat. Namun, komentar warganet di media sosial tetap perlu dibedakan dari fakta dan keterangan resmi dalam proses penanganan perkara.


▶
▶
▶
▶
▶







NARATIVE.ID · Pendidikan
Narative.id Pemalang · Ekonomi & Usaha
NARATIVE.ID · Pendidikan
Narative.id Lumajang · Hukum & Keamanan
NARATIVE.ID · Pendidikan
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Jawa Barat · Hukum & Keamanan

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR